Showing posts with label fisika. Show all posts
Showing posts with label fisika. Show all posts

The Fun Thing About Vector

The fun thing about vector is they are very visual, also very powerful.. The basic idea is pretty simple.. Orang fisika perlu baca..

Huge Scientific News..

Semalam, hari kamis, tanggal 11 Februari 2016, LIGO Scientific Collaboration secara resmi mengumumkan bahwa gravitational wave atau riak-riak ruang-waktu di alam semesta ini terbukti ada.

image
Ilustrasi riak-riak ruang-waktu oleh black hole (gambar diambil dari website LIGO)


Gravitational wave sebelumnya telah diprediksi oleh teori relativitas umum Einstein sekitar 100 tahun yang lalu, dan baru dapat dideteksi keberadaannya oleh LIGO (Laser Interferometer Gravitational-Wave Observatory) akhir-akhir ini.

Apakah Berat Flashdisk Bertambah Ketika Memorinya Penuh?

Pada kesempatan ini, Fisika Veritas akan menjawab pertanyaan yang menjadi judul artikel ini sesederhana mungkin. Pertanyaannya adalah: apakah berat USB Flash Drive (atau umumnya disebut flashdisk) bertambah ketika memorinya diisi penuh?
Mau tau jawabannya? Terus baca artikel ini.

Cara Mengukur Jarak Bumi ke Bulan

Ada banyak cara untuk mengukur jarak Bumi ke Bulan, yang paling modern dan akurat (ketelitiannya dalam centimeter) adalah dengan menggunakan laser yang ditembakkan ke cermin atau reflektor yang diletakkan di Bulan oleh Neil Amstrong dan kawan-kawannya saat pertama kali menginjakkan kakinya di Bulan, kemudian mengukur waktu tempuh laser tersebut kembali ke tempat semula (Bumi); kita telah mengetahui kecepatan cahaya dan dapat dengan mudah menentukan jarak Bumi ke Bulan dengan rumus d = cΔt/2, di mana d adalah jarak Bumi-Bulan, c adalah kecepatan cahaya, dan Δt adalah waktu tempuh bolak balik laser tersebut. Jarak Bumi ke Bulan sekitar 385.000 km.

Cara Mengukur Keliling Bumi

Pengukuran terhadap keliling bumi untuk pertama kalinya dilakukan oleh Erastothenes, seorang Yunani yang tinggal di Iskandaria, Mesir, pada abad ketiga sebelum masehi. Pengukurannya sangat akurat untuk ukuran zaman itu, bayangkan pada abad ketiga sebelum masehi dan perhitungannya hampir sama dengan perhitungan akurat modern. Lalu, bagaimana caranya Erastothenes mengukur keliling bumi? Simak terus di sini.
Gambar 1. Erastothenes, 276 SM - 194 SM (sumber: www-groups.dcs.st-and.ac.uk)

Standar Nilai Hambatan Resistor

Tahukah Kamu kalau nilai hambatan suatu resistor yang ada di pasaran tidak sembarangan? Pernahkah Kamu ketika hendak membuat rangkaian listrik dengan resistor namun tidak menemukan resistor dengan hambatan yang Kamu inginkan? Seringkali dalam soal-soal teori fisika dasar tentang rangkaian listrik ada nilai hambatan resistor yang tidak sesuai dengan standar, hal inilah yang penting diketahui oleh kita agar tahu tentang standar nilai hambatan resistor.

Penjelasan Sederhana Prinsip Archimedes

Archimedes (287 – 212 SM) adalah seorang matematikawan dan filosof Yunani yang sangat penting peranannya dalam fisika, khususnya di bidang statika fluida. Archimedes lahir di Syracuse, Sisilia, dan belajar di Alexandria, Mesir.
Dalam statika fluida, yaitu cabang fisika yang mempelajari tentang fluida yang tidak mengalir atau statik, Archimedes menemukan salah satu prinsip paling penting, yang kemudian dinamakan sebagai ‘Prinsip Archimedes’.

Unsur Penyusun ‘Tombol Perintah’ di Film Man of Steel

Kamu yang sudah menonton film Man of Steel (Superman) pasti tahu tentang tombol perintah yang bersimbol huruf ‘S’ di salah satu ujungnya, –lihat gambar di bawah–. Konon bahwa unsur penyusun tombol perintah tersebut tidak terdapat di tabel periodik unsur. Hmm... ada yang janggal?
Tombol Perintah di Film Man of Steel

Software Peragaan Gerak Parabola Fisika Veritas

Gerak parabola adalah gerak yang umum terjadi di sekitar kita. Gerak parabola telah dipejari dari abad pertengahan untuk menghitung jarak jatuh peluru terhadap sudut elevasi peluru saat perang.
Gerak parabola adalah gerak dua dimensi di mana komponen gerak arah vertikal dipengaruhi oleh percepatan gravitasi, sehingga membentuk pola seperti berikut.

Satuan-satuan Fisika yang Jarang Diketahui Banyak Orang

Kamu mungkin sudah sering mendengar satuan meter, kilogram, detik, volt, barrel, newton, pound, joule, watt, dan satuan-satuan umum lainnya. Kamu akan melihat bahwa banyak satuan-satuan fisika yang pernah atau masih dipakai namun jarang atau mungkin belum pernah Kamu dengar. Berikut adalah beberapa satuan dari banyak satuan-satuan fisika tersebut

Simulation: Cooling of a Cup of Coffee

Peristiwa perpindahan panas seperti konveksi dan konduksi sangat sering kita jumpai, contoh kecilnya adalah peristiwa perpindahan panas pada secangkir kopi. Peristiwa perpindahan panas sangat penting untuk dipelajari di dalam fisika dan terapannya. Desain mesin, desain power plant,  dan desain alat-alat yang beroperasi pada temperatur tinggi harus memperhatikan peristiwa perpindahan panas, jika peristiwa tersebut tidak diperhatikan pada saat mendesain suatu mesin atau alat, maka mesin atau alat yang didesain tidak akan berumur panjang.

Konveksi Rayleigh-Benard

Konveksi merupakan peristiwa perpindahan panas (biasanya pada fluida) yang disertai oleh perpindahan partikel-partikel yang dikenai panas tersebut. Jika suatu fluida dipanaskan pada daerah yang memiliki gravitasi (misalnya di bumi) maka bagian fluida yang lebih panas akan naik –karena massa jenisnya berkurang– dan fluida yang lebih dingin (yang lebih berat) akan turun. Contohnya adalah pada air yang dipanaskan, partikel-partikel air yang dipanaskan akan bergerak sedemikian sehingga panas menyebar ke seluruh air tersebut, bagian air yang lebih panas akan bergerak ke atas dan bagian air yang lebih dingin akan turun, peristiwa perpindahan panas pada kasus ini disebut konveksi.

Bagaimana Pesawat Bisa Terbang?

Pesawat bisa terbang karena adanya gaya angkat udara (gaya aerodinamika). Gaya angkat udara ini muncul karena adanya perbedaan tekanan antara bagian atas dan bawah sayap pesawat yang disebabkan oleh karena adanya perbedaan kecepatan aliran udara antara bagian atas dan bagian bawah sayap pesawat. Bentuk sayap pesawat yang sesuai memberikan pesawat kemampuan untuk terbang. Selain bentuk sayap, kelajuan udara dan sudut yang dibentuk oleh sayap pesawat juga menyumbangkan kemampuan pesawat untuk terbang.

Simulasi Uji Tekan

Kita ‘bermain-main’ lagi dengan simulasi, kali ini simulasi tentang computational solid mechanics (CSM).
Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang uji tekan pada batang alumunium (ditujukkan oleh gambar 1.). Di sini kita menggunakan analisis finite element untuk simulasi, yang mana sebelumnya kita sering membahas simulasi dengan analisis finite diferrence pada persamaan Laplace dan heat equations untuk kontur temperatur pada pelat logam.

Tentang Computational Fluid Dynamics (CFD)

Computational fluid dynamics atau sekarang yang lebih dikenal sebagai CFD adalah sekumpulan metodologi yang menggunakan komputer untuk melakukan simulasi aliran fluida, perpindahan panas, reaksi kimia, dan fenomena aliran lainnya dengan memecahkan persamaan Navier-Stokes secara numerik.

Persamaan Navier-Stokes adalah persamaan umum untuk fenomena aliran fluida yang notabene adalah persamaan mekanika klasik yang solusi analitiknya sampai saat ini belum terpecahkan. Masalah persamaan Navier Stokes ini selain di dunia fisika & terapannya, menjadi  masalah tersendiri pula bagi matematikawan dan diangkat menjadi salah satu dari tujuh masalah milenium (seven millenium problems); dihadiahkan 1 juta US$ bagi siapa saja yang dapat memecahkan setiap masalah pada seven millenium problems tersebut oleh Clay Mathematics Institute, Harvard University. Dalam CFD, kita menyelesaikan persamaan Navier-Stokes secara numerik alih-alih menyelesaikan Persamaan Navier-Stokes secara analitik.

Simulasi Aliran Vortex

Kembali lagi dengan simulasi computational fluid dynamics (CFD).
Kali ini kita akan melakukan simulasi gerakan fluida di sekitar silinder yang membentuk pusaran (vortex). Vortex yang dihasilkan atau ditumpahkan menunjukkan pola periodik dari mulai terbentuknya vortex tersebut.

Diskritisasi dan Listing Program C untuk Heat Equation 2-Dimensi

Sebelum lebih jauh membahas tentang heat equation, bagi pembaca yang kurang familiar dengan diskritisasi maupun teknik iterasi, kami sarankan untuk baca terlebih dahulu tentang
http://fisikaveritas.blogspot.com: Diizinkan menyalin artikel ini jika mencantumkan FISIKAVERITAS sebagai sumbernya
Heat equation atau persamaan difusi adalah persamaan yang menggambarkan atau mengatur peristiwa difusi suatu kuantitas fisis (u); kuantitas fisis (u) ini bisa berupa temperatur, tekanan, dan lain sebagainya. Heat equation, tidak seperti persamaan Laplace, ia menggambarkan perubahan suatu kuantitas fisis terhadap waktu. Heat equation juga menggambarkan difusi/penyebaran suatu kuantitas fisis.
Gambar berikut dapat membantu memahami perbedaan persamaan Laplace dengan heat equation.

Cara Mengukur Massa Jenis Padatan, Cairan, dan Gas

Dalam fisika, massa jenis atau disebut pula kerapatan (density) suatu zat didefinisikan sebagai perbandingan antara massa suatu zat dengan volume zat tersebut. Massa jenis biasanya diukur dalam satuan gram per centimeter kubik (g/cm atau g/cc) atau pound per kaki kubik (lb/ft3).

Mengapa Menghemat Energi Padahal Energi itu Kekal?

Kamu pasti sering mendengarkan himbauan untuk menghemat energi. Namun menurut hukum kekekalan energi (yang juga merupakan hukum termodinamika pertama), energi dapat berubah dari suatu bentuk energi ke bentuk energi lainnya, tapi total energi selalu sama saja. Di dalam suatu sistem tertutup, jumlah energi total tidak dapat berubah. Lalu, apa maksudnya menghemat energi, padahal energi itu kekal apapun yang kita lakukan?

Hukum Fisika yang Paling Fundamental

Hukum fisika yang paling fundamental adalah hukum kekekalan energi. Konsep kekekalan energi diajukan oleh ahli biologi dan fisikawan besar bernama Herman von Helmholtz pada tahun 1847 ketika ia mengambil kesimpulan umum (generalisasi) dari hasil rangkaian eksperimennya yang sangat teliti, yang mana eksperimen ini telah dipimpin beberapa tahun sebelumnya oleh James Joule. James Joule telah menunjukkan bahwa jika energi diubah atau dikonversi dari suatu bentuk ke bentuk lain maka tidak ada energi yang lenyap atau diciptakan. Percobaan James Joule yang terkenal adalah tentang konversi energi mekanik menjadi energi panas (heat) dan sebaliknya, eksperimennya menunjukkan bahwa 1 kalori = 4,186 Joule.